Senin, 09 Mei 2016

KUNJUNGAN SMAN 1 SEWON KAB BANTUL YOGYAKARTA


KUNJUNGAN SMAN 1 SEWON KAB BANTUL YOGYAKARTA

DALAM RANGKA STUDY WISATA LINGKUNGAN

DI SMAN 11 BANDUNG, 20 OKTOBER 2014

SMAN 1 SEWON KAB BANTUL YOGYAKARTA visited SMAN 11 Bandung on Oct 20,2014 . Their agenda is to study the system of Planting Hydrophonic vegetables.

Agenda :

Study Banding tentang Lingkungan Sekolah Adiwiyata Khususnya Sistem Tanam Sayuran Hidroponik

RUNNER UP LOMBA MADING DI UGM

SMASE
Di awal bulan Oktober ini,  Journalistic Departement – JD KMK UGM mengadakan event besar yaitu Lomba MADING SMA se-DIY. Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu 7 Oktober lalu diikuti oleh 11 kelompok peserta dari berbagai Sekolah Menengah Atas di Yogyakarta. Lomba MADING se SMA DIY 2012 diadakan di Auditorium FMIPA UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk lebih menggerakkan generasi muda dalam kegiatan jurnalistik serta mengasah kreativitas remaja, khususnya dalam media majalah dinding. Untuk edisi tahun ini, panitia lomba majalah dinding mengangkat tema, “The Future World”. Satu kelompok peserta terdiri dari tiga anak yang nantinya membuat majalah dinding dalam bentuk tiga dimensi. Pada lomba ini akan diperebutkan tropi dari Gubernur DIY  (untuk Juara 1), tropi dari Bupati Sleman (untuk Juara 2), dan tropi dari UGM (untuk Juara 3), serta uang pembinaan.

Pemenang lomba majalah dinding se DIY 2012 diraih oleh SMAN 1 Sleman (Kelompok 1) sebagai juara pertama, kemudian SMAN 1 Sewon (Kelompok 10) sebagai juara kedua, dan MAN 1 Yogyakarta (Kelompok 6) sebagai juara ketiga. Ada lagi juara favorit yang dipilih berdasarkan penggunaan barang bekas atau sampah dalam majalah dinding terbanyak, juara ini jatuh pada MAN 1 Yogyakarta (Kelompok 5).

SUMBER :http://kmkimia.mipa.ugm.ac.id/2012/10/lomba-mading-sma-se-diy-2012/

"SMASE" RUNNER UP Piala Coca-Cola

SMA 8 Kediri berhasil menjadi yang terbaik di ajang turnamen usia muda
Piala Coca-Cola 2012 setelah mengalahkan SMA 1 Sewon Jogjakarta melalui adu penalti, Minggu (1/7) sore.


Piala Coca-Cola tahun ini digelar dalam skala yang lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya dengan melibatkan lebih dari 10 ribu pelajar dari 640 SMA di 20 kota di Indonesia. . Sebanyak delapan tim tampil mewakili empat wilayah dalam putaran final di Lebak Bulus, Jakarta, akhir pekan lalu. Mereka kemudian bertanding dengan sistem gugur selama 2x25 menit untuk menentukan pemenang.

Final berjalan seimbang, tetapi SMA 8 Kediri memegang kendali permainan. Beberapa kali mereka memetik peluang, tetapi selalu gagal memanfaatkannya. SMA 1 Sewon lebih banyak melakukan serangan balik. Mereka juga memperoleh sejumlah kesempatan, seperti dua kali berhadapan dengan penjaga gawang lawan, namun sayangnya tanpa hasil.

Di babak adu penalti, semua eksekutor berhasil menjalankan tugas dengan sistem tiga penendang. Untuk mencari pemenang, undian koin dilakukan untuk menentukan tim mana yang menjadi penjaga gawang dan penendang pada eksekusi penentuan. Dengan menjadi penendang, kesempatan ini tak disia-siakan SMA 8 Kediri untuk menggondol trofi.

Sementara itu, juara ketiga direbut oleh SMA Teladan Sei Rempah Sergei yang berhasil mengalahkan SMAN 1 Kalasan Jogjakarta 1-0. Empat peserta babak delapan besar lain adalah SMA Angkasa Medan, SMA Taruna Persada Jakarta, SMAN 8 Bekasi, dan SMK Pungging Mojokerto.

"Sepakbola telah menjadi ikon yang sangat kuat dalam menebarkan semangat dan kegembiraan sekaligus mempersatukan perbedaan," imbuh presiden direktur Coca-Cola Indonesia, Martin Gil.

"Kompetisi ini lebih dari sekadar ajang olahraga, melainkan juga membantu memberikan inspirasi bagi generasi muda kalau mereka bisa bermimpi dan mewujudkan mimpi. Kami harap Piala Coca-Cola dapat membantu memfasilitasi pembibitan pemain muda profesional Indonesia di masa mendatang."

sumber :http://www.goal.com/id-ID/news/3338/grassroots-indonesia

BERKUNJUNG KE AAU YOGYAKARTA


    Sebanyak 152 siswa-siswi kelas XII jurusan IPA SMA Negeri 1 Sewon Bantul dengan dua belas guru pendamping mengunjungi Akademi Angkatan Udara dalam rangka kegiatan Study Tour mereka, Selasa (2/9).

    “Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan dari para murid kami tentang seluk beluk Akademi Angkatan Udara serta para Tarunanya, di tambah saat ini sudah ada Taruna Wanita atau Taruni yang dididik di AAU”, ujar Endang Sudarmiyanti, M.Pd.,M.Si, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang juga sebagai kepala rombongan.

     Lebih lanjut Endang juga mengharapkan agar para siswa dan siswi yang hadir saat ini dapat meneladani karakter serta disiplin yang dimiliki oleh para Taruna dan Taruni AAU yang menurutnya adalah putra dan putri pilihan terbaik bangsa, agar dapat mencapai keberhasilan di masa depan.

   Di sela-sela kunjungan juga hadir Komandan Wing Taruna (Danwingtar) AAU Kolonel Pnb Ronald L. Siregar yang juga memberikan motivasi kepada para murid SMAN 1 Sewon.

    “Sosok yang kalian lihat di depan adalah contoh dari putra dan putri terbaik bangsa yang dapat berhasil menjadi seorang Taruna dan Taruni AAU karena memiliki kedisiplinan, kegigihan, semangat serta kemauan keras untuk selalu mencapai yang terbaik dalam hidupnya”, jelasnya.

   Danwingtar juga mengatakan bahwa memang tak semua orang dapat menjadi Taruna dan Taruni AAU, namun apapun pilihannya selama ia dapat selalu bersikap disiplin, gigih, memiliki semangat tinggi dan berkemauan keras maka keberhasilan akan dapat diraih.

   Tak hanya para siswa yang antusias dengan kunjungan ini, para guru pendamping pun memiliki antusiasme yang sama, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan dalam sesi tanya jawab dengan para Taruna dan Taruni AAU.

sumber: http://aau.ac.id/aau/index.php/aau/home/selengkapnya/352

75 ANAK SMASE LOLOS SNMPTN

Informasi ini kami dapatkan dari blog smasenews.blogspot.co.id yang dikelola bp Agus riyanto dkk. Dari sekian anak yang ikut SNMPTN 75 anak yang lolos. Alhamdulilah ucapan guru-guru mendengar berita tersebut. Alhamdulilah mengalami peningkatan dari tahun lalu.
semoga kedepan lebih baik lagi.

Sumber: http://smasenews.blogspot.co.id/2016/05/lo2016.html

Selasa, 26 April 2016

ILMU YANG INDAH

a.    Kata ilmu dalam bahasa Indonesia berasal dari kata al-‘ilmu dalam bahasa Arab. Secara bahasa (etimologi) kata al-‘ilmu adalah bentuk masdar atau kata sifat dari kata `alima – ya`lamu- `ilman. Dijelaskan bahwa lawan kata dari al-‘ilmu adalah al-jahl (bodoh/tidak tahu). Sehingga jika dikatakan  alimtu asy-syai’a berarti “saya mengetahui sesuatu”.
 
Sementara secara istilah (terminologi) ilmu berarti pemahaman tentang hakikat sesuatu Ia juga merupakan pengetahuan tentang sesuatu yang diketahui dari dzat (esensi), sifat dan makna sebagaimana adanya. Dalam kitab Tafsir Aisar at-Tafaasir dijelaskan bahwa:
        Artinya : “Ilmu itu adalah jalan menuju rasa takut kepada Allah, barang siapa yang tidak mengenal Allah, maka dia tidak mempunyai rasa takut pada-Nya.  Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama”

b.    Menuntut ilmu merupakan kwajiban bagi sitiap muslim, dengan ilmu seseorang akan dapat memenuhi kebutuhan duniawi maupun ukhrawi.
c.     Ilmu bisa deperoleh hanya dengan cara dan etika yang benar serta sabar menghadapi cobaan.
d.    Islam telah memberikan tuntunan menuntun ilmu yang benar sehingga bisa bermanfaat bagi diri sendri dan orang lain.
e.    Ilmu merupakan identitas manusia yang membedakannya dengan makhluk lain
f.     Ilmu tidak bisa diperoleh dengan mudah, dibutuhkan syarat-syarat khusus diantarangan adalah patuh kepada orang tua dan guru agar mendapatkan ilmu yang manfaat dan barakah.
g.    Orang tua dan guru harus dihormati, jika mereka masihi hidup kita harus sopan dan santun serta tidaka mnyakiti hati mereka, jika sudah meninggal arus kita doakan.
h.    Ulama terdahulu telah mencontohkan cara-cara yang dilakukan sehingga memperoleh ilmu yang membawa manfaat bagi kita sampai sekarang.

Berikut ini beberapa kisah menakjubkan tentang kesungguhan para Ulama dalam menuntut ilmu :
1)    Kesabaran dan Kesungguhan Menuntut Ilmu
Ibnu Thahir al-Maqdisy berkata : ”Aku dua kali kencing darah dalam menuntut ilmu hadits, sekali di Baghdad dan sekali di Mekkah. Aku berjalan bertelanjang kaki di panas terik matahari dan tidak berkendaraan dalam menuntut ilmu hadits sambil memanggul kitab-kitab di punggungku”.

2)    Belajar Setiap Hari
Al-Imam an Nawawy setiap hari membaca 12 jenis ilmu yang berbeda (Fiqh, Hadits, Tafsir, dsb..)

3)    Membaca Kitab Sebagai Pengusir Kantuk
Ibnul Jahm membaca kitab jika beliau mengantuk, pada saat yang bukan semestinya. sehingga beliau bisa segar kembali.
4)    Berusaha Mendapatkan Faidah Ilmu Meski Di Kamar Mandi
Majduddin Ibn Taimiyyah (Kakek Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah) jika akan masuk kamar mandi berkata kepada orang yang ada di sekitarnya: “Bacalah kitab ini dengan suara keras agar aku bisa mendengarnya di kamar mandi”.

5)    Kemampuan Membaca Yang Luar Biasa
Ibnul Jauzy  sepanjang hidupnya telah membaca lebih dari 20.000 jilid kitab.
Al-Khothib al-Baghdady membaca Shahih al-Bukhari dalam 3 majelis ( 3 malam), setiap malam mulai ba’da Maghrib hingga Subuh (jeda sholat)
      Catatan : Shahih alBukhari terdiri dari 7008 hadits, sehingga rata-rata dalam satu kali majelis (satu malam) dibaca 2336 hadits.

      Abdullah bin Sa’id bin Lubbaj al-Umawy dibacakan kepada beliau Shahih Muslim selama seminggu dalam sehari 2 kali pertemuan (pagi dan sore) di masjid Qurtubah Andalus setelah beliau pulang dari Makkah.

6)    Mengulang  Membaca Suatu Kitab Hingga Berkali-Kali
Al-Muzani berkata: ”Aku telah membaca kitab arRisalah (karya asy-Syafi’i) sejak 50 tahun lalu dan setiap kali aku baca aku menemukan faidah yang tidak ditemukan sebelumnya”.

Gholib bin Abdirrahman bin Gholib al-Muhaariby telah membaca Shahih alBukhari sebanyak 700 kali.

7)    Kesungguhan Menulis
Ismail bin Zaid dalam semalam menulis 90 kertas dengan tulisan yang rapi.
Ahmad bin Abdid Da-im al-Maqdisiy telah menulis/menyalin lebih dari 2000 jilid kitab-kitab. Jika senggang, dalam sehari bisa menyelesaikan salinan 9 buku. Jika sibuk dalam sehari menyalin 2 buku.
Ibnu Thahir berkata: ”saya menyalin Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, dan Sunan Abi Dawud 7 kali dengan upah, dan Sunan Ibn Majah 10 kali”.
Ibnul Jauzy dalam setahun rata-rata menyalin 50-60 jilid buku

8)    Sangat Bersemangat Dalam Mencatat Faidah
 Al-Imam an-Nawawy berkata: “Janganlah sekali-kali seseorang meremehkan suatu faidah (ilmu) yang ia lihat atau dengar. Segeralah ia tulis dan sering-sering mengulang kembali”.
Al-Imam al-Bukhary dalam semalam seringkali terbangun, menyalakan lampu, menulis apa yang teringat dalam benaknya, kemudian beranjak akan tidur, terbangun lagi , dan seterusnya hingga 18 kali.

MALAIKAT BERSAMA KITA



A.    Pengertian Iman Kepada Malaikat

Meyakini secara pasti bahwa Allah subhanahu Wata’ala memiliki para malaikat yang diciptakan dari  nur,  yang  selalu taat , tidak  pernah  mendurhakai-Nya  dan mengerjakan  setiap apa yang diperintahkan kepada mereka
B.    Dalil-Dalil Wajibnya Beriman Kepada Malaikat

    1. Dalil Al Qur’an
a.    “Barang siap kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.” (An-Nisa’: 136).
b.    “Barang siapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.” (Al-Baqarah: 98).

2.    Dalil Sunnah

“Nabi ditannya “Apakah iman itu?” Beliau menjawab, “Iman ialah engkau percaya kepada Allah, para Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan engkau percaya pada Hari Kebangkitan.” (HR. Al Bukhari)
3.    Dalil Akal

“Manusia menyadari adanya bisikan-bisikan yang baik dan bisikan-bisikan jahat. Bahwa bisikan-bisikan baik itu berasal dari Malaikat, sedangkan bisikan-bisikan jahat berasal dari syetan.
C.   Hal-Hal yang Wajib Diimani Tentang Malaikat

1.    Mengimani keberadaan dan wujud mereka
2.    Mengimani nama-nama mereka yang kita kenal mapun yang tidak kita kenal
3.    Mengimani sifat-sifat mereka
4.    Mengimani tugas-tugas mereka

D.   Sifat-Sifat Malaikat

1.    Makhluk yang dimuliakan
2.    Diberi kemampuan merubah wujud
3.    Tidak sombong
4.    Tidak pernah berbuat maksiat
5.    Selalu bertasbih Allah
6.    Senantiasa tunduk dan patuh kepada Allah
7.    Tidak punya rasa letih
8.    Tidak pernah mengeluh

E.    Tugas-Tugas Malaikat

1.    Menyangga ’Arsy
2.    Menyampaikan wahyu kepada para rasul
3.    Meneguhkan hati orang-orang yang beriman
4.    Bertasbih dan bersujud pada Allah
5.    Menolong dan mendo’akan hamba Allah
6.    Melaknat orang-orang kafir
7.    Menangani proses kejadian manusia lalu mencatat taqdirnya
8.    Menjaga dan mencatat perbuatan manusia
9.    Mengiringi dan mengikuti manusia secara bergiliran
10.  Mendatangkan adzab bagi orang yang berbuat dhalim dan mengingkari ayat-ayat Allah
11.  Menjemput kematian
12.  Memberikan ilham kepada hamba yang dekat kepada Allah